Rakernis Humas Polda Riau, Kabid Humas Tekankan Kolaborasi dan Respons Cepat Bangun Kepercayaan Publik
Rakernis Humas Polda Riau, Kabid Humas Tekankan Kolaborasi dan Respons Cepat Bangun Kepercayaan Publik

Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Riau menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas pada Rabu (22/4/2026) pukul 13.30 WIB di Aula Tri Brata Lantai 5 Polda Riau. Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Riau, para Kasi Humas Polres/ta jajaran, serta para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) satker di lingkungan Polda Riau.

Dalam arahannya, Kabid Humas Polda Riau menegaskan bahwa tugas kehumasan pada dasarnya bukan pekerjaan yang sulit, namun tidak dapat dijalankan sendiri. Menurutnya, keberhasilan fungsi humas sangat bergantung pada kebersamaan dan kolaborasi seluruh personel Polri, karena humas bukan hanya tanggung jawab satu bagian semata.

Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam penyampaian informasi di era digital, namun tetap harus mengedepankan akurasi dan kebenaran. Menurutnya, jangan sampai terjadi kekosongan informasi di tengah masyarakat saat sebuah peristiwa terjadi. Minimal, publik harus mendapatkan penjelasan awal bahwa kejadian tersebut benar adanya, sedang ditangani, dan situasi dalam kondisi terkendali.

Selain itu, peran humas juga dinilai harus mampu membaca situasi, mendeteksi potensi konflik sejak dini, serta mengelola opini publik. Kabid Humas meminta seluruh jajaran peka terhadap perkembangan isu, khususnya di media sosial, karena persoalan kecil dapat berkembang besar apabila tidak segera direspons. Oleh sebab itu, kegiatan monitoring dan klarifikasi disebut sebagai kewajiban yang harus terus dilakukan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong seluruh anggota untuk aktif mendukung akun resmi institusi melalui interaksi positif seperti like, share, dan comment. Menurutnya, media sosial kini menjadi sarana utama penyampaian informasi, sehingga keterlibatan seluruh personel menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pesan kepada masyarakat.

Kabid Humas juga mengingatkan agar setiap konten yang dipublikasikan harus bersifat humanis, komunikatif, aktual, dan mudah dipahami masyarakat. Kreativitas dalam membuat konten sangat diperlukan, namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan menampilkan tersangka dalam kegiatan publik.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa fokus utama pemberitaan saat ini diarahkan pada penanganan narkoba, isu lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Narasi yang dibangun harus mampu menunjukkan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurutnya, tujuan akhir dari seluruh kerja kehumasan adalah meningkatkan kepercayaan publik. Keberhasilan humas tidak hanya diukur dari banyaknya informasi yang disampaikan, tetapi dari sejauh mana informasi tersebut mampu membentuk persepsi positif masyarakat terhadap institusi Polri.

Selama kegiatan Rakernis berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.







 


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya