Polda Riau menggelar Sidang Akhir Kelulusan Seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 dan 56 Tahun Anggaran 2026, Selasa (30/12/2025) sore. Kegiatan berlangsung sekira pukul 16.00 WIB di Aula Tri Brata Lantai 5 Polda Riau dan dipimpin langsung oleh Kapolda Riau.
Sidang akhir ini dihadiri Wakapolda Riau, Irwasda Polda Riau, para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, serta seluruh peserta seleksi SIP. Tercatat sebanyak 270 personel mengikuti penetapan kelulusan akhir tingkat daerah, terdiri dari 262 polisi laki-laki dan 8 Polisi Wanita (Polwan).
Dalam arahannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa seleksi SIP merupakan bagian strategis Polri dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, adaptif, profesional, dan terpercaya. Menurutnya, tantangan dinamika geopolitik, geostrategis, serta perkembangan masyarakat menuntut setiap personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja.
“Seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara berjenjang dan objektif, mulai dari administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, akademik, hingga tahapan lainnya. Tidak ada intervensi dan tidak ada titip-menitip. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” tegas Kapolda Riau.
Kapolda juga menyampaikan bahwa kinerja personel dalam pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi bagian penting dalam penilaian. Personel Bhabinkamtibmas, Brimob, maupun anggota yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membangun kepercayaan masyarakat mendapatkan nilai tambah dalam proses seleksi.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama institusi Polri, dan itu dibangun dari kerja nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda Riau mengingatkan peserta yang belum dinyatakan lulus agar tidak berkecil hati dan tidak menyikapi hasil seleksi secara kontraproduktif, termasuk di media sosial. Ia meminta seluruh peserta menjadikan hasil seleksi sebagai bahan evaluasi diri untuk memperbaiki mental, etika, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi ke depan.
“Yang kita nilai sesungguhnya adalah mental, komitmen, dan kesungguhan. Ini bukan akhir dari segalanya, melainkan proses pembelajaran,” tambahnya.
Sementara itu, kepada peserta yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan SIP Tahun 2026, Kapolda Riau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi. Namun, ia menekankan bahwa kelulusan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai calon perwira Polri.
“Pendidikan SIP adalah proses transformasi pola pikir dari anggota menjadi perwira yang harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun institusi,” pungkas Kapolda.
Menutup kegiatan, Kapolda Riau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan jajaran yang telah bekerja dengan penuh integritas sehingga seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan dengan lancar. Ia berharap seluruh personel Polri senantiasa diberikan kekuatan dan petunjuk dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya