Stok BBM Aman, Polsek Peranap Pastikan Distribusi dan Harga Tetap Terkendali
Stok BBM Aman, Polsek Peranap Pastikan Distribusi dan Harga Tetap Terkendali

Jajaran Polres Indragiri Hulu terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Langkah tersebut kembali dilakukan Polsek Peranap melalui pengecekan situasi, stok, harga, serta antrean kendaraan di SPBU Nadine Indah Chantika Nomor 14.293.651, Jalan Sudirman, Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 08.40 WIB oleh Kapolsek Peranap IPTU Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si., didampingi Kasubsektor, Kanit Intelkam, dan personel Polsek Peranap. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan pelayanan pengisian BBM berjalan normal sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kepadatan arus lalu lintas akibat antrean kendaraan.

Dalam pengecekan tersebut, petugas melakukan koordinasi dengan Manager SPBU, Anggi, untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi antrean, ketersediaan stok, harga BBM, serta pasokan BBM bersubsidi yang sedang dalam perjalanan.

Dari hasil pemantauan, kondisi antrean kendaraan di SPBU Nadine Indah Chantika masih dalam keadaan normal. Untuk pengisian Bio Solar tercatat terdapat sekitar empat kendaraan roda enam dan lima kendaraan roda empat yang mengantre di dalam area SPBU. Sementara untuk Pertalite terdapat sekitar lima kendaraan roda empat dan 15 kendaraan roda dua yang melakukan antrean di area SPBU.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP EKA ARIANDY PUTRA, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Ps. Kasi Humas Polres Inhu AIPTU Misran, S.H. mengatakan bahwa pengecekan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap tersedia sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai kondisi distribusi BBM di lapangan.

“Polri terus melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan BBM, harga sesuai ketentuan, serta pelayanan di SPBU berjalan normal. Langkah ini juga sebagai upaya mencegah kepanikan masyarakat dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan akibat antrean kendaraan,” ujar AIPTU Misran.

Berdasarkan hasil koordinasi, stok BBM yang tersedia di SPBU tersebut terdiri dari Dexlite sebanyak 370 liter, Pertamax Turbo 4.210 liter, Pertalite 33.600 liter, serta Bio Solar sebanyak 13.900 liter. Selain stok yang tersedia, pasokan BBM bersubsidi juga sedang dalam perjalanan, masing-masing Bio Solar sebanyak 32 kiloliter dan Pertalite sebanyak 32 kiloliter.

Petugas juga melakukan pengecekan terhadap harga jual BBM. Pertamax dijual Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Pertamina Dex Rp26.300 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Dexlite Rp24.750 per liter.

Dalam penyaluran BBM bersubsidi, pihak SPBU menerapkan sistem QR Code atau barcode MyPertamina. Sistem tersebut diberlakukan untuk pembelian Pertalite bagi kendaraan roda dua dan roda empat serta Bio Solar bersubsidi bagi kendaraan roda empat dan roda enam. Penerapan sistem tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Selain itu, terdapat batas maksimal pengisian BBM bersubsidi per kendaraan setiap harinya. Untuk Bio Solar, kendaraan roda 10 dan roda enam masing-masing maksimal 200 liter per hari, sedangkan kendaraan roda empat maksimal 60 liter per hari. Sementara Pertalite untuk kendaraan roda empat maksimal 120 liter per hari dan kendaraan roda dua maksimal 10 liter per hari.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas akibat antrean kendaraan, Polsek Peranap menempatkan dua personel di depan SPBU untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Secara keseluruhan, tiga personel Polsek Peranap dilibatkan dalam kegiatan pengecekan dan patroli tersebut.

AIPTU Misran menambahkan bahwa pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkala. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok BBM masih tersedia dan pasokan tambahan sedang dalam perjalanan.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas mengenai kelangkaan BBM. Polri bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Kegiatan pengecekan di SPBU Nadine Indah Chantika selesai sekitar pukul 09.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pelayanan pengisian BBM berjalan normal, antrean kendaraan masih terkendali, serta arus lalu lintas di sekitar SPBU dapat dijaga tetap lancar.


Kategori: Informasi Setiap Saat

Bagikan berita ini

Kembali ke Halaman Sebelumnya